Kisah Tragis Kematian Bunta

Gajah jinak yang diberi bernama Bunta memiliki kenangan manis di kalangan  dan dikenal juga sebagai pemberani di kalangan kawannya di Conservation Respont Unit (CRU) Serbajadi, Aceh Timur. Oleh karena itupula, kepergian Bunta untuk selama Рlamanya meninggalkan kepiluan dan kesedihan yang sangat mendalam bagi berbagai pihka, terutama bagi pawangnya, BKSDA serta lembga penggiat konservasi sumber daya alam lainnya.

Kemantian Bunta banyak menimbulkan kemarahan berbagai pihak diantaranya Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Aceh, Gubernur Aceh dan lain Рlain. Saking terpukulnya atas kematian Bunta dengan cara di beri racun dalam makanan, sehingga membuat pihak BKSDA Aceh menjanjikan hadiah 10 juta bagi siapa saja yang dapat mengungkap para pelaku di balik kemantian gajah jinak tersebut, begitu juga dengan gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang akan memberikan hadia 100 juta kepada siapapun  yang dapat memberikan informasi yang akurat tentang pembunuh Bunta.

Walaupun jajaran Polres Aceh Timur telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan Bunta, serta mengamankan gading yang diamabil oleh pelaku pembunuhan, kita patut berbangga dengan keberhasilan itu. Jajaran kepolisian juga harus bisa mengungkapkan jaringan pasar ilegal yang menampung hasil pemburuan satwa – satwa yang di lindungi itu. Pemerintah juga melalui dinas terkait harus bisa memberikan wawasan kepada masyarakat tentang satwa – satwa yang di lindungi tersebut, jangan hanya bisa menyalahkan masyarakat. Semoga ke depannya tidak terjadi lagi kasus – kasus yang dapat menimpa bunta – bunta yang lain.

Cukup sekian postingan saya pada hari ini semoga para sahabat dapat menyukainya..

Tulisan ini dipublikasikan di aceh, animal, Lingkungan dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *