Pembunuhku Ternyata Temanku

Hallo sahabat blogger apakabar..?? Tentunya para sahabat dalam keadaan sehat selalu serta dalam lindunyan-Nya…Amin.

Pernahkan para sahabat mendengar tentang kematian gajah jinak yang diberitakan sebelumnya..? Seekor gajak jantan jinak yang diberi nama Bunta yang dibunuh serta di ambil gadingnya di komplek Conservation Respont Unit (CRU) Serbajadi, Aceh Timur. Kejadian yang menyita perhatian publik bahka Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh yang bersedia menyediakan uang tunai 10 juta serta gubernur Aceh 100 juta bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi tentang penbunuh Bunta.

Kini pembunuh gajah jinak Bunta telah berhasil di tangkat oleh jajaran Polres Aceh Timur. Hanya dua orang yang barus berhasil di tangkap dari empat orang eksikutor si Bunta. Dua diantara pelaku ternyata pernah berkerja sebagai tukang masak di CRU Serbajadi, dan sangat akrab dengan Bunta. Oknun yang yang akrab denga si Bunta tersebu yang memberikan makanan kepada si Bunta, makanan tersebut telah di berikan racun di dalamnya. Dari hasil penangkapan polisi berhasil menyita gading dari para pelaku.

Source

Kini Bunta telah pergi untuk selama – lamanya, Bunta di bunuh secara sadis dan kejam oleh orang yang akrab dengannya. Istilahnya teman bunuh teman. Harapan semoga ke depanya tidak terjadi lagi kasus pembunuhan satwa – satwa, apalagi yang yang di lindungin Undang – Undang.

Sekian dari saya semoga para sahabat dapat menyukainya.

Tulisan ini dipublikasikan di aceh, animal, Lingkungan dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *