Apa yang Terjadi Jika Harimau Punah?

Pernahkan anda bertanya, kenapa harimau harus di lindungi..? Kenapa harimau Sumatra bisa punah..? Apa urusannya dengan manusia jika harimau punah..?

Harimau Sumatra merupakan jenis harimau satu – satunya yang masih hidup di Indonesia setelah harimau Bali dan harimau Jawa yang telah punah di akhir abad ke 20. Saat ini harimau sumatra hanya tersisa kurang lebih 400 ekor di habitat alaminya. Harimau sumatra dapat di jumpai di hutan – hutan konservasi di Pulau Sumatra.

Status konservasi harimau sumatra dalam keadaan kritis. Saat ini bagian dari harimau sumatra ini dilarang diperdangankan secara internasional. Selain itu harimau sumatra merupakan satwa liar yang di lindungi berdasarkan peraturan pemerintah nomor 7 tahun 1999.

Habitat harimau sumatra yaitu hutan hujan dataran rendah sampai dengan hutan pegunungan. Harimau sumatra memiliki daya jelajah yang sangat luas, yaitu sekitar 40 sampai dengan 70 meter persegi dan terdapat sifat teritorialitas.

Terdapat beberapa faktor penyebab menurunnya populasi harimau sumatra, antara lain :

  1. Deforestasi dan Degradasi Hutan

Antara tahun 2000 sampai tahun 2005 Departemen Kehutanan memperkirakan deforestasi hutan di Pulau Sumtara mencapai 1 juta ,3 ribu hektar.

2. Perdagangan dan Peburuan Ilegal

Penemuan pedagangan harimau tercermin dalam survey Profauna Indonesia pada bulan Juli sampai dengan bulan Oktober 2008. Dari 21 kota yang dikunjungi 10 kota diantaranya ditemukan perdagangan bagian tubuh harimau.

3. Konflik dengan Manusia

Dalam kurun waktu dua tahun di propinsi Sumatra Barat tercatat 21 kasus konflik harimau dengan manusia.

Harimau Sumatra adalah top predator dalam rantai makanan. Harimau sumatra memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Harimau sumatra berfungsi sebagai pengendali terhadap satwa – satwa di bawahnya yang merupakan mangsanya, contohnya seperti rusa, babi hutan serta satwa – satwa lainnya.

Jika harimau sumatra punah, populasi herbivora yang merupakan mangsa harimau sumtra akan terus bertambah serta melewati kapasitas daya dukung, sehingga keseimbangan ekosistem akan terganggu.

Tumbuhan bawah dan semai akan cepat habis di konsumsi oleh herbivora. Oleh sebab itu hutan akan cepat habis dan gundul akhirnya mudah terjadi erosi, banjir dan juga bencana – bencana lainnya.

Ada beberapa solusi yang dapat mencegah kepunahan harimau sumatra adalah dengan cara pemantauan populasi, memperkuat penegakkan hukum, patroli anti pemburuan liar, serta melakukan penanganan konflik harimau dan manusia. Solusi lainnya dengan mengembangkan kemitraan konservasi harimau sumatra, meningkatkan kesadaran masyarakat dan melaporkan jika adanya perdagangan dan perburuan liar terhadap harimau sumatra.

Tulisan ini dipublikasikan di animal, Lingkungan dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *