Mencari Sensasi Berbeda ke Lingkok Kuwieng, Aceh, Indonesia

Lingkok Kuwieng merupakan sebuah tempat wisata favorit di pedalaman Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Aceh, Indonesia. Rasanya para wisatawan lokal di Pidie tidak ada yang tidak tahu dimana Lingkok Kuwieng berada dan bagaimana aksek menuju ke lokasi wisata alam tersebut.

Biasanya para sahabat ke Lingkok Kuwieng menggunakan roda dua atau mobil offroad yang disewakan untuk mengankut para wisatawan ke lokasi wisata alam Lingkok Kuwieng, dan membawa perlengkapan pun hanya yang ringan – ringa, akan tetapi aku dan kawan – kawan ingin mencari sensasi yang berbeda menuju Lingkok Kuwieng. Sensasinya berupa ingin menikmati masakan kari kambing di Lingkok Kuwieng.

Menggunakan kereta menuju ke Lingkok Kuwieng memang sudah biasa walaupun jalannya agak terjal, tapi coba sahabat bayangkan pergi ke sana menggunakan mobil L300 standart. Waduh..belum setengah perjalanan sudah mintak pakir, dan perjalanan di lanjutkan dengan jalan kaki, bawa perlengkapan masak lagi, seperti kompor gas, tabung gas, air aqua galon, plus daging kambing dan ikan segar. Mereka memang luar, betapa tidak..? Sudah bawaannya berat mereka sanggup berjalan, mendaki tak ada satupun dari mereka yang mengeluh hingga sampai ke lokasi.

Sampai di Lingkok Kuwieng rasa capek aku dan kawan- kawanku hilang bagai di telan dinginnya air yang mengalir di dalam sungai Lingkok Kuwieng. Mereka ada yang mandi – mandi, mempersiapkan masakan kari kambing, bakar ikan dan lain – lain.

Menikmati kari kambing di Lingkong Kuwieng memang memberikan sensasi yang luar biasa bagiku. Saat itu aku makan di dekat sungai sambil memberi sedikit makananku pada ikan – ikan kecil yang ada dalam sungai.

Aku juga menyempatkan diri untuk photo bersama kawan – kawanku. Ke Lingkok Kuwieng tidak ada dokumentasi bakalan tidak seru..! Dokumentasi memang sangat di perlukan pada jaman sekarang ini, apalagi ke tempat yang indah seperti Lingkok Kuwieng ini.

Tulisan ini dipublikasikan di aceh, adventure, Lingkungan, travel, wisata dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *