Menikmati Sore di Pucok Krueng Raba, Lhok Nga, Indonesia

Hallo sahabat traveler..

Sabtu kemaren aku mengunjungi kawan saya di Lhok Nga, Aceh Besar. Tiba di Banda Aceh aku langsung menghubing kawan aku nama broe dan di bilang langsung aja ke Lhok Nga. Setiba di tempat tujuang aku berjumpa dengan Bones Umpal. Mereka mengajak aku ke Pucok Krueng Raba, kebetulan aku belum pernah kesana. Pucok Krueng Raba memiliki keindahan yang luar biasa. Di Pucok Krueng Raba aku bisa menikmati indahnya sungai dengan air yang bersih dan jernih, ditambah lagi dengan keindahan tebing – tebing batu yang ada di tempat tersebut.

 

Tebing – tebing Pucok Krueng Raba memang sangat indah yang memiliki variasi warna, air yang keluar dari celah tebing atau gua membuat air kehijauan membuat aku jatuh hati pada tempat tersebut. Aku yakin anda tidak akan merasakan hal yang sama jika anda berkunjung ke Pucok Krueng Raba.

Di Pucok Krueng Raba aku bisa melihat tebing – tebing yang masih alami serta pepohonan yang tumbuh menempel langsung pada dinding tebing menambah suasana di sekitar Pucok Krueng Raba semakin sejuk dan nyaman. Ditempat ini juga merupakan sumber air baewah tanah yang digunakan masyarakat sekitar mengairi sawah – sawah mereka dan juga untuk kebutuhan lain.

Pucok Krueng Raba terletak di Kecamatan Lhok Nga, Aceh Besar. Sekarang ini Pucok Krueng Raba telah menjadi tujuan wisata di kawasan Aceh Besar. Tempat ini sekarang dikelola dengan baik oleh pelaku parawisata. Dengan pengelolaan yang baik membuat para pengunjung dapat menikmati keindahan Pucok Krueng Raba.

Menurut penuturan Bonel Umpal disisi tebing terdapat sebuah goa yang merupakan sumber mata air Pucok Krueng Raba. Batu – batu yang terbentuk secara alami dengan munculnya celah – celah dalam aliran air dari dasar goa terlihat sangat indah dan menajukkan.

Selain sebagai tempat wisata Pucok Krueng Raba dapat memberikan manfaat kesegaran yang alami, kehadadiran Pucok Krueng Raba kesemimbangan alam yang harus dijaga kelestariaannya.

Semua photo yang ada dalam postingan ini saya ambil sendiri menggunakan camera canon EOS 700D .

Tulisan ini dipublikasikan di aceh, adventure, travel, wisata dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *