Sensasi Minum Kopi dengan Gelas Terbalik

Seiring perkembangan zaman, penyajian kopi di Aceh mulai bervariasi. Di Aceh dahulunya hanya di kenal dengan kopi hitam yang pahit. Sekarang ini semua warung menawarkan sajian kopi dengan rasa dan warna yang berbeda, seperti sanger, kopi susu dan berbagai kopi arabika lainnya. Minum kopi dengan sajian dalam gelas dan aneka bentuk adalah hal biasa untuk sekarang ini. Pernahkan minum kopi yang disajikan dengan gelas terbalik atau telungkup.

Cara meminum menggunakan sedotan, kita harus meniup dulu kopinya hingga airnya merembes keluar gelas, kemudian langsung dapat diminum, atau setelah ditiup, piringnya kemudian di angkat kemudian diserumput melalui sisi piring.  Selain cara minumnya yang unik, pembuatan kopi ini menggunakan kopi robusta yang saat diaduk bubuknya tetap mengapung.

Dari kisahnya, katanya kopi dengan gelas terbalik ini bermula dari kebiasaan masyarakat Aceh Barat yang menetap di persisir pantai sebagai nelayan. Merekan ingin menikmati kopi dengan waktu yang lama. Hanya sekali minum teguk, lalu mereka pergi melaut. Jadi agar kopi mereka agar tetap terjaga maka gelas kopi ditelungkupkan. Karena gelasnya telungkup, maka kopinya akan tetap hangat serta tidak tercemar debu dan kotoran lainnya.

Tulisan ini dipublikasikan di aceh, budaya, tradisi dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *