Menikmati Keindahan Alam Gayo Diatas Puncak Burni Klieten, Takengon, Indonesia

Dengan hamparan danau laut tawar, Burni Kelieten adalah salah destinasi pendakian yang cukup menarik untuk di daki. Jalur awal pendakian yang langsung menanjak tetap meyimpan pesoma tersendiri. Jalurnya seidikit ekstrin dengan kemiringan 60 – 70 derajat membuat pendaki harus ekstra hati – hati. Normalnya waktu tempuh dari kampung terakhir hingga mencapai puncak Burni Kelieten (2.930 Mdpl) 8 jam hingga satu hari perjalanan. Selama dalam perjalanan tersebut, terdapat beberapa shelter atau pos untuk beristirahan maupun berkemah.


Sekitar pukul 5 sore, Jum’at 25 September 2016 saya dan tiga rekan saya berangkat dari kampus Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Dengan menggunakan sepeda motor kami berangkat menuju kota Bireun, Aceh Jeumpa. Waktu tempuh dari Sigli ke Bireun memakan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan. Dari Bireun kami melanjutkan perjalanan menuju Takengoen, Aceh Tengah. Perjalanan dari Bireun – Takengon dapar menghabiskan waktu 3 jam perjalanan darat. Lanjutkan membaca

Ditulis pada aceh, adventure, Indonesia, Lingkungan, travel, wisata | Tinggalkan komentar

Hikayat Ibrahim Hasan “Lahe Ibrahim Hasan”

 

Deungon Bismillah lon kisah karang

Lakee bak Tuhan beu ek samporeuna

Haba lon tuleh ngondaweut itam

Baca hai rakan tuha ngon muda

Yoh mantong Aceh dalam jajahan

Goh tamoeng Jeupang jameun Beulanda

Watee A Ph van Aken mat pimpinan

Bak jameun nyan ulon calitra Lanjutkan membaca

Ditulis pada aceh, budaya, hikayat, Indonesia, tradisi, writing | Tinggalkan komentar

Sejarah Pemberontakan PKI di Madium

Setelah perjanjian Renvilee di tandangani pada tanggal 17 Januari 1945 antara negara Republiki Indonesia dengan Belanda. Perjanjian itu berkali – kali di langgar Belanda sehingga sewaktu – waktu antara Indonesia dan Belanda dapat pecah kembali peperangan.

Dalam keadaan yang sangat berbahaya ini, Republik Indonesia juga mengahadapi bahaya dari dalam. Golongan kiri yang di dalangi oleh orang – orang komunis melakukan kegiatan – kegiatan yang merongrong pemerintah Indonesia saat itu. Mereka melakukan pemogokan – pemogokan  dan memancing – mancing bentrokan. Rapat – rapat yang menentang Pemerintah di adakan di Sumatra. Kegiatan kaum komunis meningkat sesudah kembalinya Musso dari Uni Soviet. Pemimpin komunis yang telah puluhan tahun berada di luar negeri itu segera menghimpun kekuatan kaum kiri.  Lanjutkan membaca

Ditulis pada Indonesia, sejarah | Tinggalkan komentar

Gedung Leguna Universitas Jabal Ghafur Sigli, Indonesia

Leguna adalah salah satu nama gedung di dalam komplek perkuliahan universitas Jabal Ghafur Sigli, Aceh, Indonesia. Leguna dalam artian banyak kegunaannya seperti sebagai acara seminar, wisuda dan berbagai kegiatan lainnya yang di selenggarakan oleh mahasiswa.

Gedung Leguna di bangun dengan sangat sederhana, menggunakan dinding kayu, lantainya terbuat dari semen, kemudian atapnya menggunakan seng. Lanjutkan membaca

Ditulis pada aceh, Indonesia, travel, wisata | Tinggalkan komentar

Pendakian Gunung Perkison Aceh Tenggara, Indonesia

Gunung Perkison merupakan sebuah gunung yang berada di Aceh Tenggara, Aceh, Indonesoa, dengan memiliki ketinggian 2.828 Mdpl.

Untuk pendakian ke Puncak Gunung Perkison dapat melalui Kota Cane, ibukota kabupaten Aceh Tenggra. Jarak tempuk dari Kota Cane ke Gunung Perkison lebih kurang 30 km, menuju kampung terakhir desa Lawe Harum. Lanjutkan membaca

Ditulis pada aceh, adventure, Indonesia, Lingkungan, travel | Tinggalkan komentar

Menyusuri Air Terjun Blang Pandak, Tangse, Indonesia

Blang Pandak merupakan sebuah desa yang berada di kaki pegunungan Halimon, Ajibon dan Gunong Leuhob. Tanahnya yang subur dan udara yang sejuk membuat desa tersebut masih menyimpan keindahan alam yang tersembunyi, seperti air terjun. Karena desa Blang Pandak terletak diantara pegunungan tersebut diatas membuat team kami untuk menjelajahi sungai yang ada di daerah tersebut.

Letaknya diantara pegunungan membuat desa Blang Pandak sebagai desa yang subur. Kesuburan itu di dukung dengan banyak sumber air yang mengalir melalui sungai – sungai yang ada antara pegunungan tersebut, salah satunya adalah sungai Simpang Teungoeh yang sempat kami susur. Lanjutkan membaca

Ditulis pada aceh, adventure, Indonesia, Lingkungan, travel, wisata | Tinggalkan komentar

Pendakian Gunung Leuhob Tangse, Indonesia

Gunung Leuhob terletak di Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh, memiliki ketinggian 1.986 Mdpl. Gunung yang di kelilingi hutan yang sangat lebat serta habitat harimau sumatra dan gajah sumatra. Gunung ini meliki kekayaan yang natural dengan kekayaan flora dan fauna dapat kita temui mulai dari dataran rendah hingga pada ketinggian gunung tersebut.

Gunung Leuhob, tidak hanya untuk kita nikmati panorama alam yang sangat indah, namum juga sangat cocok untuk melakukan penelitian serta pendidikan. Untuk memiliki pendakian ke puncak gunung Leuhob melalui desa Blang Pandak dan dapat menghabiskan waktu selama dua hari pendakian. Saya katakan dua hari karena tim kami mengahabiskan waktu 2 hari pendakian. Lanjutkan membaca

Ditulis pada aceh, adventure, Indonesia, Lingkungan, travel, wisata | Tinggalkan komentar

Uniknya Uang Negara Indonesia Tempo Dulu

Negara yang merdeka serta berdaulat harus memiliki mata uang. Di dunia ada berbagai mata uang. Tiap – tiap negara memiliki mata uang masing – masing. Mata uang yang digunakan sebagai alat pembayaran. Bila kita berjual beli mempergunakan mata uang.

Setelah proklamasi kemerdekaan, negara kita yang merupakan negara merdeka dan berdaulat. Kita memerlukan mata uang sendiri. Pada masa penjajahan Belanda kita mempergunakan mata uang Hindia Belanda. Pada masa pendudukan Jepang kita mempergunakan pendudukan Jepang.

Pada tangga 1 Oktober 1946, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Undang – Undang tentang Oeang Republik Indonesia (ORI). Uang ini merupakan uang pertama kali di keluarkan yang berupa uang kertas. Lanjutkan membaca

Ditulis pada desaig, Indonesia, sejarah | Tinggalkan komentar

Proses Pengelohan Garam Tradisional di Paru, Aceh, Indonesia

Proses pengelohan garam secara tradisional saya lihat secara langsung di desa Lancang Paru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, saat saya melakukan survey Program Resilient Aceh. Proses pengelohan garam ini menggunakan alat berupa sekop, sekop dan lain – lain. Pembuatan garam secara tradisional ini banyak di lakukan oleh para kaum perempuan.

Tahap awal pengelohan garam secara tradisional ini, pasir digaruk menggunakan garuk, ada juga yang menggunkan cangkul. Pasir di garuk secara meratadi biarkan di terik mata hari dan  agar kadar air garam meresap ke dalam pasir, para petani garam menyebutnyan dengan sebuatan jemur pasir. Pasir ini di jemur setengah hari. Lanjutkan membaca

Ditulis pada aceh, budaya, Indonesia, kuliner, Lingkungan | Tinggalkan komentar

Hari Pertama Survey Program Resilient Aceh

Selamat malam sahabat blogger..

Tadi pagi sampai sore saya dan dua teman saya mendapat pekerjaan melakukan Survey Program Resilient Aceh (Program Aceh Tangguh). Survey ini mengambil lokasi di Kabupaten Pidie Jaya, tepatnya di Desa Lancang Paru, kecamatan Bandar Baru.

Survey Program Resilient Aceh ini di motori oleh PKPA (Pusat Kajian dan Perlindungan Anak) bekerja sama dengan OXFAM. Sasaran survey ini adalah petani garam yang belum pernah mendapatkan bantuan peralatan dan perlengkapan untuk mengolah garam setelah musibah gempa Pidie Jaya. Lanjutkan membaca

Ditulis pada aceh, Indonesia, Lingkungan, travel | Tinggalkan komentar